it’s about all word’s

Modernitas museum Van Gogh

Posted on: April 17, 2010

Sebagai sebuah ekspresi seni, mengunjungi museum bagi sebagian orang adalah kegiatan membuang waktu. Padahal keberadaan museum menjadi bukti perjalanan sejarah dan peradaban suatu bangsa.

Beberapa waktu lalu saya mendapat kesempatan mengunjungi Amsterdam usai perjalanan meliput Pertemuan Para Pihak (COP) ke-15 Konferensi PBB mengenai Perubahan Iklim (UNFCCC) di Kopenhagen.

Sayang kekeliruan jadwal penerbangan membuat waktu berkeliling Amsterdam menjadi sangat terbatas. Untung sejak awal Museum Van Gogh menjadi target kunjungan saya, satu museum lagi Rijksmuseum ditutup untuk restorasi.

Berbeda dengan Rijksmuseum yang menjual desain aristokrat, Museum Van Gogh yang dibuka pada 2 Juni 1973 membawa aura modern, berkat sentuhan arsitek Gerrit Rietveld yang dikenal sebagai salah satu aktivis De Stijl.

De Stijl atau berarti Sang Gaya dikenal juga dengan nama Neoplastisisme, seni plastik baru adalah gerakan seni progresif yang dikembangkan Theo Van Doesberg di Belanda pada era 1920-an akibat imbas pemikiran liberalisme yang meruap di Eropa sejak 1870-an.

Gerakan seni ini dipengaruhi oleh seni Kubisme, selain Mistisme dan ide-ide mengenai bentuk geometri ideal filosofi Neoplatonic oleh matematikawan M.H.J. Schoenmaekers.

Beberapa sejarahwan seni dari Denmark juga percaya, bahwa gerakan ini juga mendapat pengaruh — setidaknya sebagian — dari pelukis Denmark Vilhelm Hammershoi.

Rietveld yang bergabung dengan grup ini pada 1918, memaparkan gaya desainnya lewat desain yang sederhana alias minim detail. Dari bentuk luar gedung dan bagian dalam sangat dipengaruhi garis lurus, vertikal dan horizontal dan bentuk-bentuk persegi.

Arsitek yang meninggal pada 1964—sebelum museum selesai dibangun—menempatkan garis-garis vertikal dan horizontal, termasuk dengan menggunakan pencahayaan buatan dan alami dalam lapisan atau dimensi yang berbeda.

Hasil desain ini membuat semua dimensi garis yang dibentuk tidak saling bersinggungan sehingga tiap-tiap elemen dapat muncul secara bebas dan tak dihalangi oleh elemen lainnya.

Desain paling kuat di bagian dalam museum ini adalah penempatan tangga yang menghubungkan setiap lantai di tengah ruangan. Pencahayaan alami dari athrium utama membuat tangga menjadi elemen seni yang menyatu dengan ruang pamer.

Dengan bentuk ruangan yang lapang, museum ini dalam setahun mampu menjadi tempat berkunjungnya 1,5 juta manusia yang penasaran dan mengagumi 200 lukisan, 700 surat, 500 sketsa dan berbagai koleksi pribadi Vincent Van Gogh yang dikumpulkan adik Van Gogh, Theo.

Pada 1998-1999, gedung museum direstorasi. Biro arsitek yang menangani adalah Greiner Van Goor Huijten Architects BV, lewat berbagai pertimbangan ditambahkan bangunan di bagian sayap sebagai ruang pameran atau kegiatan.

Bangunan separuh kubah ini didesain oleh arsitek asal Jepang, Kisho Kurokawa, perancang airport Kuala Lumpur dan sejumlah museum di Jepang. Serupa dengan Rietveld, Kurokawa gemar bermain dengan bentuk geometris.

Tentu saja imajinasi liar Kurokawa yang menautkan Barat dan Timur lebih tersalurkan lewat kemajuan teknis bangunan. Hasilnya bentuk kerucut, lengkung dan lingkaran bisa dihasilkan lebih halus.

Secara singkat bisa dikatakan bangunan baru karya Kurokawa mengawinkan perhitungan rasional Barat dan asimetris Timur. Bangunan baru ini dibangun atas sumbangan Japan Foundation yang menyalurkan dana milik Yasuda Fire & Marine Insurance Company, Ltd. of Tokyo.

Dengan bangunan baru ini, landskap modern museum Van Gogh semakin kental jika dilihat dari taman besar Museumplein yang dirancang arsitek Denmark, Sven-Ingvar Andersson pada 1999.

Sayang dua aksi pencurian pada 2002 dan 2005 memaksa Direktur Museum Van Gogh, Axel Rüger menerapkan pemeriksaan ketat. Kini memotret menjadi kegiatan yang dilarang. Anda bisa ditegur dengan tegas atau bahkan diseret petugas keamanan.

Tentu saja, sebuah aksi nekad tetap diperlukan untuk mengabadikan ruang dalam museum. Jika tertangkap katakan saja Anda tidak tahu ada aturan tersebut. “Sori meneer!”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

April 2010
M T W T F S S
« Mar   May »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
%d bloggers like this: