it’s about all word’s

Pitono Purnomo on interview

Posted on: July 23, 2010

‘Kita surplus..ini dikeluhkan Vietnam’

HANOI: Sejak bergabung dengan Asean, Vietnam menjadi satu magnet investasi di wilayah ini. Pada sisi lain pertumbuhan yang cepat membuat pola konsumsi negara sosialis ini meningkat pesat. Untuk mengetahui potensi bisnis yang ada di negara ini, Bisnis berbincang dengan Duta Besar Indonesia bagi Vietnam, Pitono Purnomo, berikut petikannya:

Bisa disebutkan berapa besar investasi Indonesia ke Vietnam?

Perlu diketahui Vietnam belum menjadi negara tujuan bagi pebisnis Indonesia. Sejauh ini investasi langsung Indonesia ke Vietnam kurang lebih US$200 juta. Masih kecil.

Di utara, PT Vietmindo Energitama milik Robby Sumampow bergerak di bidang batubara di provinsi Quang Nihn dan di selatan di bidang farmasi seperti Kimia Farma dan industri ringan khususnya plastik. Yang menarik, investasi Indonesia yang berasal dari listing company dari negara ketiga.

Ciputra?

Ya,Ciputra Hanoi yang menanamkan modal lewat Singapura. Lewat sana karena Indonesia dan Vietnam belum menandatangani perjanjian penghindaran pajak berganda. Sekarang sudah ada perjanjian, sehingga penguasaha RI tidak perlu khawatir.

Perlu diketahui proyek Ciputra adalah landmark Hanoi untuk properti khususnya golongan elit Vietnam. Patut dipuji, Ciputra kerap membawa nama RI. Mulai mengibarkan bendera Merah Putih, ekspor bahan pokok hingga pekerja terdidiknya juga dari Indonesia.

Boleh tahu investasi Ciputra di sini?

Miliaran dollar. Pastinya rahasia mereka.

Material yang diekpor Ciputra apa saja?

Besi kerangka, marmer, tenaga kerja.

Boleh tahu soal perusahaan batubara dari Indonesia?

Produksi mereka batubara tipe antrasit, untuk pasar AS dan Eropa. Seperti Ciputra, tenaga kerja terdidik Vietmindo dari Indonesia.

Ada pengusaha RI yang enggan terbuka?

Ada, mereka bergerak di Vietnam Selatan dan jauh dari pantauan kami dan menempatkan diri sebagai pengusaha asing. Kami tetap memperhatikan, tapi kami berharap mereka bisa membawa nama RI. Sehingga bisa memudahkan kami ketika mereka membutuhkan bantuan.

Apa hambatan investasi di Vietnam?

Penanaman modal di sini memang unik. Kita tidak berharap mereka menanam modal di Indonesia. Sejauh ini investasi Vietnam ke Indonesia mencapai US$20 juta. Terbesar ke Laos, Kamboja, Mongolia. Kita berharap kerjasama.

Bagaimana kerjasama itu?

Sejak kunjungan Presiden Megawati hal itu sudah diteken. RI-Vietnam sedang melangkah ke zona eklusif ekonomi sehingga di masa datang bisa melakukan kerjasama ekplorasi migas di Laut China Selatan.

Selain itu?

Di sektor pertanian. Sejak 2 tahun lalu RI sudah berhenti mengimpor beras dari Vietnam. Kerjasama sama ini dirintis sejak kunjungan Menteri Pertanian Anton Priahantono. Kerjasama lebih pada berbagai pengetahuan.

Ada hambatan kerjasama?

Orientasi penguasaha di sini belum ke depan. Masih pada negara tradisional tetangga mereka.

Bagaimana dengan pariwisata?

Sudah ada kerjasama antar menteri Paraiwisata. Tetapi ada keluhan dari pihak Vietnam adalah belum adanya penerbangan langsung dari sini ke Denpasar, masih harus melalui Singapura.

Garuda karena kekurangan pesawat untuk sementara menghentikan pelayanan terbang ke Ho Chi Minh. Maskapai RI yang melayani penerbangan kemari adalah Lion Air, itu pun masih lewat Singapura.

Berapa besar kunjungan wisatawan Vietnam ke Bali?

Di sini mulai banyak orang kaya baru yang gemar berwisata.

Sebagai pesaing bagi RI dalam hal lokasi investasi, bagaimana Anda melihat Vietnam?

Di sini masih negara satu partai. Kendali pemerintah lebih mudah. Buruh masih murah. Soal skill dan infrastruktur, RI masih lebih baik.

Bagaimana dengan perdagangan RI-Vietnam?

Sampai 2008-2009 perdagangan kedua negara rata-rata mendekati US$2,5 miliar. Ekspor RI sekitar US$1,7 miliar, impor US$800 juta. Jadi kita surplus dan ini dikeluhkan pihak Vietnam.

Ekspor RI apa saja?

Suku cadang kendaraan, produk kimia, kayu, besi, sepatu, aluminium. Impor RI adalah komponen komputer dan beberapa produk pertanian. Saya optimistis perdagangan kedua negara akan tumbuh karena tahun ini Vietnam terkena dampak krisis ekonomi.

Apakah pihak KBRI sudah melakukan survei peluang bisnis bagi penguasa RI?

Sudah. Mereka butuh alat elektronik, tekstil bermutu tinggi, suku cadang kendaraan hingga bidang pendidikan pariwisata.

Dalam waktu dekat apa sudah ada penguasaha RI yang akan masuk?

Ada pengusaha plastik polyutherane

Sebaliknya bagaimana minat penguasa Vietnam ke RI?

Maret lalu, tidak kurang dari 80 pengusaha papan atas Vietnam dengan menumpang pesawat khusus ke Indonesia guna mencari mitra kerja di Tanah Air. Para pengusaha kita perlu menangkap peluang itu mengingat para investor Vietnam kini mulai berekspansi ke luar negeri.

Pertanyaan saya kapan investor RI ke Vietnam. KBRI siap memfasilitasi temu penguasaha, termasuk membiayai survei pasar.

Provinsi atau kota yang berpeluang sebagai lokasi investasi?

KBRI telah melakukan roadshow bertemu penguasaha local yang antusias a.l. Hai Phong, Quang Nihn, Hue, Da Nang, kota Ho Chi Minh, kota Nha Trang di provinsi Khanh Hoa dan Vung Tau, dan akan kita garap adalah Da Lat.

Dengan total penduduk 86 juta, nomor 3 setelah Indonesia dan Filipina. Dan Vietnam sekarang lebih cepat dibanding Filipina, pola konsumsi juga meningkat. Ini peluang.

Meski ini negara sosialis, pasar terbuka. Tokoh partai di sini sudah berbicara perihal ekonomi. Apa yang bisa dijual dan dibeli. Ini peluang bagi pebisnis Indonesia. Jika tidak, potensi ini bisa diambil saudara kita di Utara atau negara Asean lain seperti Thailand atau Malaysia.

Boleh tahu penetrasi produk China?

Bagi masyarakat menengah-atas Vietnam, ada sentimen negatif terhadap produk China. Bagi mereka produk China identik dengan murahan. Apalagi makanan, masyarakat menilai buruk. Ini peluang bagi Indonesia.

*terima kasih banyak pak nyoman dan bu ana, staf KBRI yang memungkinkan saya bertemu pak dubes pada 20/7 di sela-sela waktu beliau menemani Menlu Marty M. Natalegawa

1 Response to "Pitono Purnomo on interview"

wah, terima kasih atas informasinya.
menambah wawasan

__________________________________________
METODE BARU MENGHASILKAN UANG LEWAT INTERNET
GRATIS 125 DOLAR DALAM 24 JAM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

July 2010
M T W T F S S
« Jun   Aug »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
%d bloggers like this: