it’s about all word’s

d’Leedon next Zaha Hadid

Posted on: December 15, 2010

Padu padan garis Zaha Hadid

Bagi dunia arsitektur dunia, Zaha Hadid adalah starchitect abad 21. Perempuan kelahiran 31 October 1950, Baghdad, Irak telah meraih beragam penghargaan lewat desain-desainnya yang nge-pop menjulang dengan dengan garis-garis tegas.

Karya Zaha Hadid menjadi subyek penting a.l. stasiun Nordpark Railway di Innsbruck, Mobile Art untuk Channel di Hong Kong, Tokyo, dan New York, Zaragona Bridge Pavilion di Spanyol dan Burnham Pavilion di Chicago.

Awal Desember lalu, peraih penghargaan internasional Pritzker Architecture meresmikan proyek d’Leedon, sebuah kondominium unik yang berlokasi di bekas Farrer Court di Farrer Road, Singapura.

Proyek CapitaLand, Hotel Properties Limited ini menampilkan ciri khasnya berupa garis-garis terpadu yang sensual. d’Leedon dikembangkan oleh konsorsium yang dipimpin oleh CapitaLand dan beranggotakan Hotel Properties Limited, sebuah pendanaan yang ditangani oleh Morgan Stanley Real Estate dan Wachovia Development Corporation (anak perusahaan Wells Fargo & Company).

Zaha Hadid menyatakan proyek ini memberi kesempatan bagi saya untuk terus mengeksplorasi language of fluidity (kelenturan) di dunia arsitektur.

“Dalam mengembangkan d’Leedon, kondominium pertama kami di Singapura, kami terinspirasi dengan ruang kosongnya yang begitu luas, sehingga kami dapat mewujudkan ide dan desain arsitektural yang tidak biasa,” ujarnya.

Dalam proyek kali ini, Hadid merancang d’Leedon berdasarkan pemahaman mengenai lokasi, topografi dan lingkungannya. Hunian ini dibagi menjadi tujuh menara yang mencuat dari lanskap taman d’Leedon, sehingga terlihat tonjolan menara di antara area taman.

Semakin ke bawah, menara dibuat semakin mengerucut untuk menciptakan efek visual siluet dramatis yang turut memaksimalkan jumlah ruang terbuka untuk taman pribadi. Setiap menara dibangun layaknya sebuah bunga yang terbagi-bagi menjadi ‘kelopak’ sesuai dengan jumlah unit tiap lantainya.

Desain organik ini terlihat nyata di ketujuh menara, sehingga terciptalah keragaman di setiap bangunan, tanpa melupakan perpaduan keanggunan alami d’Leedon.

Kondominium d’Leedon terdiri dari 1.715 unit yang terdiri dari 1.703 apartemen dan 12 rumah dupleks (semi-detached) eksklusif – akan dibangun di atas tanah seluas 840.049 kaki persegi (7,8 hektar).

Menara lansia

Kawasan ini dikembangkan berdasar lima tema yang diinspirasi oleh komponen ekosistem pegunungan – batu, hutan, air, kaki bukit dan padang rumput. Setiap tema memiliki karakter dan nuansa unik yang tercipta dari rangkaian spesies tanaman dan permukaan yang menonjolkan esensi dari setiap tema.

Individualitas setiap tema semakin diperkuat melalui pengaturan lokasi pencahayaan dan penempatan fasilitas yang berbeda-beda, masing-masing memberikan pengalaman visual dan spasial yang berkesan bagi setiap orang yang melewatinya.

Kondominium ini menawarkan fasilitas rekreasi yang lengkap, termasuk dua buah kolam renang berukuran 50-meter, kolam berendam, jacuzzi, water gym, kolam bermain anak-anak, kolam alam, kolam refleksi, tiga rumah pesta, area barbeque, lapangan tenis, dua clubhouse dengan ruang baca, ruang bermain, ruang karaoke, ruang simulator golf dan ruang screening, paviliun spa, gymnasium, area terbuka untuk acara-acara di luar, kawasan ritel serta restoran.

Jalinan garis sensual dan memesona khas Zaha Hadid juga muncul dalam desain arsitektur galeri pameran d’Leedon seluas 25.000 kaki persegi (7.620 meter persegi) yang merupakan proyek kondominium pertama Zaha di Singapura.

Galeri pameran ini menampilkan karyanya dalam 3 lantai seluas 6.501 kaki persegi (1.982 meter persegi), lengkap dengan ruang keluarga yang luas dan taman yang tertata

Secara keseluruhan, terdapat tujuh menara apartemen, masing-masing dengan akses ke berbagai fasilitas yang didesain khusus untuk kelompok penghuni yang berbeda-beda. Ketujuh menara ini hanya akan mengambil 22% dari seluruh wilayah yang tersedia, sehingga menyisakan lahan seluas 650.000 kaki persegi (6 hektar) untuk kawasan penghijauan dan fasilitas rekreasi.

Dibangun di kawasan hunian bungalow elit dan kondominium berlantai rendah, menara 36-lantai d’Leedon menawarkan pemandangan luas kota Singapura, serta hamparan hijau yang menyejukkan seperti Botanic Gardens dan Bukit Timah Nature Reserve.

Sebgai kondominium premium, d’Leedon dibangun dengan akses langsung menuju Stasiun MRT Farrer Road, yang dapat dicapai dengan berjalan kaki dari Circle Line, dan dekat dengan berbagai sekolah favorit seperti Nanyang Primary School, Raffles Girls’ Primary School and Hwa Chong Institution, serta kawasan rekreasi populer seperti Dempsey Hill, Holland Village dan Orchard Road.

Satu keunikan dari d’Leedon adalah adanya satu menara apartemen dengan 80 unit yang didesain khusus untuk para lansia. Ini diciptakan guna mendorong keluarga dari berbagai generasi untuk tinggal berdekatan dalam satu kompleks tanpa harus tinggal dalam unit yang sama.

Unit untuk para lansia terdapat di lantai 3 sampai 10 pada sebuah menara; juga dilengkapi fitur khusus seperti infrastruktur untuk instalasi tombol darurat yang dapat digunakan sewaktu-waktu, serta tersedia juga ruang bar sebagai tempat persediaan makanan.

Untuk memudahkan ruang gerak penghuninya, unit ini sengaja didesain tanpa tangga menuju area kamar mandi dan areal basah lainnya, sehingga seluruh apartemen memiliki tingkat lantai yang sama.

* ditulis untuk Bisnis Indonesia edisi 19 Desember

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

December 2010
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
%d bloggers like this: