it’s about all word’s

Investasi di internet

Posted on: April 22, 2011

Semakin tinggi tingkat akses masyarakat terhadap internet, semakin besar potensi bisnis yang bisa digarap. Ada beragam bisnis yang pada akhirnya mampu mendulang pundi-pundi uang dengan menggunakan internet sebagai salah sarana penunjangnya.

Sebut saja Ari. Karyawan swasta ini sempat limbung ketika pendapatan bulanan dari gaji tidak mencukupi untuk belanja sehari-hari. Berbekal informasi dan kenekatan, dia putuskan membuka toko oline. Barang yang dijual tidak jauh-jauh dari kebutuhan sehari-hari yaitu baju anak-anak dan batik untuk dewasa.

Pada awal membuka usahanya, hasilnya memang belum terlihat maksimal. Namun seiring dengan promosi yang dia lakukan secara online, usaha yang dirintisnya itu mulai menampakkan hasil.

Dalam sebulan omzet usahanya mencapai sekitar Rp20 juta, dengan keuntungan bersih sekitar Rp4 juta. Tambahan pendapatan yang lumayan untuk menjaga kecukupan belanja bulanan keluarga.

Ya, bisnis melalui internet saat ini kembali menghangat, terutama didorong oleh semakin berkembangnya situs jejaring sosial.

Menurut praktisi IT yang juga pendiri situs Kaskus, Andrew Darwis, trend investasi sebenarnya udah mulai kelihatan sejak 2008. belakangan trend tersebut semakin meningkat menyusul masuknya Indonesia ke dalam lima besar pengguna Facebook terbanyak dan sebagai Twitter capital of Asia.

Sementara itu, bos Groupon Indonesia (dulu Disdus.com-red), Jason Lamuda menuturkan salah satu adalah investasi di dunia startup atau seed funding, seperti website-website yang baru didirikan.

Contoh investor yang sangat aktif adalah East Ventures, salah satu web incubator/early stage Venture Capital yang sudah melakukan investasi ke 10 website lokal di Indonesia.

Investasi juga bisa dilakukan dari segi perusahaan internet provider seperti broadband, mobile internet, dll. Contohnya adalah private equity Asia Link Holding Limited yang telah melakukan investasi di First Media Group.

“Prospek pasti akan sangat besar, kalau tidak perusahaan besar dari luar negeri tidak akan masuk ke pasar Indonesia ini. Dari segi benefit (returns), kemungkinan akan terlihat dalam beberapa tahun mendatang,” ujarnya

Hal senada diungkapkan, Andrew Darwis. “Banyak sekali bisnis yang bisa dijalankan lewat internet. Karena, lanjutnya, untuk memulai bisnis dengan mengandalkan internet investasinya sangat kecil dibandingkan dengan membangun bisnis real.”

Alasannya, lanjutnya, karena bisnis di Internet kita tidak perlu sewa kantor atau ruko. Yang diperlukan hanya domain dan webhosting, bahkan biayanya bisa sampai gratis.

Andrew menuturkan prospek bisnis online akan terus berkembang. Hal ini mengingat akses terhadap barang masih terkonsentrasi di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya maupun Medan.

“Padahal, daya beli di kota lain boleh dibilang sangat besar. Ke depan akan sangat besar potensinya,” lanjut Andrew.

Ya, ada beragam bisnis yang bisa dijalankan melalui internet. Mulai dari keperluan sehari-hari hingga kebutuhan tersier seperti mobil, villa, tour, hingga penjualan tiket konser musik.

E-commerce, begitulah sebutan untuk website yang sering digunakan untuk transaksi secara online. Naiknya volume transaksi melalui internet mendorong banyak pihak yang mendirikan web e-commerce. Akibatnya, jumlah situs untuk transaksi ini membengkak dan persaingan mendapatkan pembeli juga semakin berat.

Namun demikian, ada sejumlah cara agar web e-commerce bisa mampu mencuri perhatian user. Sehingga, transaksi bisnis secara online bisa terus dipertahankan, bahkan mengalami kenaikan.

Referensi informasi

Tidak bisa dimungkiri, website merupakan tulang punggung dari transaksi online. Anda selaku pengelola alangkah lebih baik memiliki website sendiri dan tidak menggunakan web gratisan.

Ada baiknya website tersebut berakhiran .com atau .net, karena ini yang sudah populer di masyarakat. Soal biaya? Toh, modal tahunan domain hosting cukup murah, yaitu mulai Rp 200.000.

Website yang dijalankan bagaimanapun harus bisa meyakinkan pengunjung, bahwa Anda layak diajak bertransaksi. Cantumkan alamat jelas dan nomor telpon yang mudah dihubungi. Sertakan pula foto-foto produk dan foto-foto lain yang membuat pengunjung semakin percaya dengan Anda.

Selain foto, sertakan juga video apabila diperlukan agar web semakin meyakinkan users. Hal ini lantaran informasi menjadi seuatu yang sangat menentukan terhadap kelangsungan interaksi antara Anda selaku pengelola web dengan users sebagai pembeli.

Pastikan juga bahwa web yang Anda kelola bisa masuk indeks di mesin pencari seperti Google maupun Yahoo! Hal ini akan memudahkan web Anda tampil di antara web-web lain saat users mencari informasi mengenai produk yang ingin dicarinya.

Fasilitas tambahan

Sedikit dikenal rahasia dari keberhasilan e-commerce, adalah bahwa pembeli sering menghindarkan diri dari membeli produk karena tambahan biaya pengiriman yang terlibat. Jadi jika Anda selaku pengelola memutuskan untuk membebaskan dari biaya pengiriman, Anda akan memiliki lebih banyak penjualan.

Jika bukan pilihan yang menguntungkan secara individual, Anda bisa membuka opsi pengiriman gratis untuk pembeli dalam jumah yag banyak/massal. Lakukanlah pelayanan yang baik dan kecepatan pelayanan salah satu kunci utama.

Agar proses delivery tepat waktu, Anda selaku pengelola perlu bermitra dengan jasa pengiriman barang yang terpercaya. Hal ini untuk memastikan barang yang dipesan bisa datang sesuai dengan waktu yang dijanjikan.

Bentuk tim yang tangguh
Penjualan secara online memungkinkan pengelolanya bekrja secara fleksibel. Anda tidak perlu membuka toko pada jam-jam tertentu dan menutup toko pada jam tertetu pula. Penjualan secara online memungkinkan penawaran dilakukan selama 24 jam dan 7 hari seminggu.

Sementara penawaran dilakukan, Anda selaku pengelola bisa “nyambi” dengan melakukan aktivitas atau bisnis lainnya.

Meski fleksibel, tidak berarti pengelolaan situs e-commerce bisa dilakukan dengan serampangan. Justru sebaliknya, Anda dituntut untuk mengelolanya secara serius. Bentuknya adalah dengan membuat tim kerja yang solid.

Jika Anda bermodal kuat, rekrutlah orang-orang yang berkompeten untuk mendukung berjalannya usaha Anda. Sementara jika ingin memanfaatkan resources yang ada di sekitar Anda, bisa juga rekrut anggota keluarga: istri, saudara, maupun tetangga.

Orang-orang yang dekat dengan Anda bisa menjadi tim yang solid. Sekaligus, dengan memberikan pekerjaan kepada orang dekat bisa menjadi kekuatan spiritual yang membuat Anda sukses.

Jika tidak memungkinkan membangun tim, mulailah seorang diri. Anda bisa merangkak dari bawah hingga Anda mampu dan siap merekrut tim yang tangguh. Tanpa tim, usaha kita tidak akan berkembang dan bertahan lama.

Terkait dengan pembentukan tim ini, Andrew punya pengalaman tersendiri dalam mengelola bisnis interet. Menurutnya, bisnis secara online bisa start apabila dijalankan oleh orang-orang yang tepat. Jika sudah saatnya ingin memonetize bisnis online Anda, carilah orang yang tepat untuk bisa membantu anda membesarkan bisnis tersebut.

“Cari CEO dan CMO untuk membantu Anda mengurus operasional dan marketing web anda. Jangan selalu ingin melakukan semua sendirian atau mencampuri bagian yang sebenarnya bukan kemampuan kita, karena nantinya akan berantakan,” saran Andrew.

Tidak terlalu bernafsu
Berbagai langkah seperti di atas bisa dijalankan ketika website yang Anda kelola mulai menempakkan hasil. Seperti pengakuan Andrew Darwis dan Jason Lamuda, bahwa berjalannya bisnis di internet diawali dari sebuah “keisengan”.

Selama ini, situs-situs terkenal diawali dari sesuatu yang tidak serius dan tidak menggunakan budget marketing yang jor-joran. Seperti halnya Google, Youtube, hingga Facebook, semuanya diawali dari langkah kecil.

“Karena marketing jor-joran hanya akan membuat brand Anda dikenal sesaat setelah itu akan dilupakan. Lakukan bisnis internet dengan passion Anda,” ungkapnya.

Bagaimana pula risikonya? Jason dan Andrew secara bersamaan menyatakan semua investasi pun ada untung dan ruginya. Investasi di perusahaan seed stage akan mempunyai resiko yang lebih besar, tetapi potensi keuntungan yang lebih besar.

Keduanya mencontohkan, Kalau Anda berinvestasi di facebook ketika mereka baru berdiri, resikonya pun tinggi tapi ada kemungkinan perusahaan itu akan menjadi besar dan keuntungan akan lebih besar.

Lantas bagaimana agar Anda sebagai investor tidak terjebak dalam investasi yang salah? Kuncinya lagi-lagi harus cermat dan teliti dalam menghitung investasi tersebut. Selamat berinvestasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

April 2011
M T W T F S S
« Mar   May »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  
%d bloggers like this: