it’s about all word’s

Harapan dari kunjungan Yingluck

Posted on: September 9, 2011

Pekan ini mata politik Asia Tenggara difokuskan kepada pemimpin tercantik di wilayah ini, Perdana Menteri Yingluck Shinawatra akan membuat perjalanan pertamanya ke luar negeri.

Jelas tujuan utama kunjungan kenegaraan perempuan berumur 44 tahun itu untuk mempererat hubungan dengan negara ASEAN. Dimulai dengan kunjungan ke Brunei pada hari ini, Indonesia pada 12 September dan Kamboja pada 15 September.

Seperti dikutip dari The Straits Times mengutip sumber pemerintah sejatinya Pejabat Kementerian Luar Negeri telah merekomendasikan bahwa Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Yingluck Surapong Towichukchaikul untuk mengunjungi anggota ASEAN dalam rangka alfabet tetapi jadwal domestik jiran Thailand tidak memungkinkan.

“Kami sudah menghubungi sejumlah negara ASEAN untuk kunjungan perdana menteri. Namun justru Brunei yang memberikan kesediaan usai berakhirnya bulan Ramadan,” ujar sumber di pemerintahan Thailand kepada The Nation.

Toh, banyak kalangan di dalam negeri Thailand menuding, kunjungan Yingluck ke Brunei dilakukan karena Sultan Brunei, Hassanal Bolkiah memberikan tempat bagi pelarian melarikan diri bagi kakak Thaksin Shinawatra.

Hal yang langsung dibantah para pejabat Kementerian Luar Negeri Thailand bahwa misi Perdana Menteri wanita pertama negara itu tidak dimaksudkan untuk menghasilkan sesuatu yang signifikan untuk urusan luar negeri Kerajaan..

Yingluck dijadwalkan akan menghabiskan hanya beberapa jam saja di Bandar Seri Begawan untuk makan malam dengan Sultan Brunei, Hassanal Bolkiah, dan untuk memperkenalkan dirinya sebagai PM baru, selepas itu dia akan langsung pulang pada hari yang sama.

Usai berkunjung ke Brunei, adik PM Thailand terguling Thaksin Shinawatra itu akan menjejak Jakarta pada Senin. Lagi-lagi maksud tujuan Yingluck hanya akan memperkenalkan diri.

Perihal peran Indonesia dalam memfasilitasi upaya perdamaian antara Thailand dan Kamboja, kata seorang pejabat di Kementerian Luar Negeri seperti dikutip dari The Nation, tidak akan dibahas kali ini.

Sejak Mei lali, Indonesia berencana untuk mengirimkan sebuah tim pengamat untuk menilai situasi dan memantau penarikan pasukan dari wilayah sengketa yang berdekatan dengan Candi Preah Vihear, tetapi rincian rencana tersebut belum dibahas karena militer Thailand terus mengulur janji.

Pada sesi dengar pendapat di Mahkamah Internasional (ICJ) di Hague, Belanda (18/7) pengadilan tertinggi PBB memerintahkan kepada Thailand dan Kamboja untuk menarik pasukan mereka dari kawasan perbatasan yang diperebutkan kedua negara di dekat kompleks candi kuno.

ICJ secara tegas memutuskan bahwa kedua pihak harus segera menarik semua personel militer yang ditempatkan di zona demiliterisasi sementara.

Kamboja meminta Mahkamah Internasional untuk mengeluarkan putusan setelah pecah pertempuran di sekitar candi Preah Vihear awal tahun ini. Kuil tersebut milik Kamboja tetapi sebagian besar wilayah di sekililingnya milik Thailand.

Kamboja mengajukan kasus ini dengan meminta klarifikasi putusan Mahkamah Internasional pada tahun 1962 yang memutuskan bahwa candi tersebut menjadi milik Kamboja tetapi membiarkan berbagai masalah lainnya samar-samar.

Memulihkan hubungan

Tidak heran jika kunjungan Yingluck ke Phnom Penh pada 15 September punya nilai lebih dari sebuah sekadar anjangsana kepada PM Kamboja, Hun Sen. Kehadiran Yingluck adalah usaha nyata Bangkok memulihkan hubungan kedua negara yang rusak akibat konflik Preah Vihear.

Yingluck juga berpeluang meluruskan persoalan politik dan ekonomi terkait persoalan yang lama terpendam titik eksplorasi di Teluk Thailand yang baru-baru ini dicuatkan kedua belahpihak.

Otoritas Nasional Minyak Kamboja mengeluarkan pernyataan pada 30 Agustus lalu yang menuduh pemerintahan Abhisit mencoba untuk main mata. “Abhisit mengirimkan wakilnya Suthep untuk berbicara di belakang layar dengan Sok An di Hong Kong pada Agustus 2009 dan di Kunming pada Juli 2010.”

Sementara Partai Demokrat pimpinan Mantan Perdana Menteri Abhisit menuding pemerintah Yingluck Shinawatra sedang mencoba untuk membuat kesepakatan dengan Kamboja untuk kepentingan pribadi.

Tudingan kedua belah pihak telah dibantah Mantan Deputi Perdana Menteri Suthep Thaugsuban. Seperti dikutip dari The Nation, Suthep mengakui bertemu Wakil Perdana Menteri Kamboja Sok An sebanyak dua kali di Hong Kong dan Kunming namun membantah telah melakukan main mata atas sengketa wilayah di Teluk Thailand.

Pertemuan di luar kedua negara dilakukan karena Sok An menolak dengan alasan waktu sehingga Thailand memilih menggelar pertemuan informal di luar Thailand atau Kamboja.

Blok seluas 2.600 kilometer persegi yang kini dikelola oleh Chevron itu dipercaya memiliki sedikitnya 700 juta barel minyak telah menjadi sumber sengketa sejak tim eksplorasi Jepang dan Inggris pada 1994 menemukan.deposit minyak dan gas.

Pada 1995, Bangkok dan Phnom Phen sepakat membentuk tim kerja menyelesaikan sengketa yang berakhir tanpa penyelesaian pada 1997 karena krisis ekonomi yang menekuk Perdana Menteri Chavalit Yongchaiyut.

Persoalan semakin rumit karena pada 1998, pemerintahan Thailand di tengah krisis ekonomi menggandeng Vietnam untuk melakukan eksplorasi, yang langsung membuat Hun Sen naik pitam, beruntung Perdana Menteri baru, Thaksin Shinawatra berhasil menggiring Hun Sen meneken nota kesepahaman (MoU) pada 2001.

Namun, pemerintah Abhisit membatalkan nota tersebut karena Perdana Menteri Kamboja Hun Sen telah menunjuk Thaksin Shinawatra yang berstatus bandit politik Thailand, sebagai penasihat pada November 2009.

Sejarah kedekatan Thaksin dan Hun Sen membuat hasil kunjungan Yingluck sangat ditunggu bagi stabilitas politik regional.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

September 2011
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
%d bloggers like this: