it’s about all word’s

who the potential Syria opposition leader?

Posted on: September 21, 2011

Suriah semakin sengit. Ibarat bisul, berada pada fase menjelang matang lalu tinggal menunggu pecah. Jauh sebelum bisul itu muncul, Sir Andrew Green, mantan dubes Inggris untuk Suriah (1991-1994) dan Arab Saudi (1996-2000) menulis untuk koran Inggris, The Guardian.

Poin menarik dalam analisisnya mengapa Amerika Serikat dan sekutu Eropa Barat (NATO) memberikan restu bagi revolusi di Suriah adalah membelah ikatan Damaskus dengan milisi Syiah Hizbullah yang menjadi kerikil bagi Israel.

Kepentingan Arab Saudi atas kelangsungan mayoritas Sunni yang tertindas menjadi pertimbangan Riyadh untuk merestui upaya perkuatan senjata ke tangan penentang rezim Syiah, Bashar al Assad

Aksi intelijen pun digelar, melalui mantan Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri, seperti dikutip dari World Socialist Website, Arab Saudi dan AS merestui penyelundupan senjata ke Suriah.

Saad Hariri merupakan mantan Perdana Menteri Lebanon antara 2009 dan 2011. Koalisi pemerintahan Hariri yang terbentuk memang berhaluan anti Syria. Pada 2011 Hizbullah berhasil melengserkan pemerintahan Hariri.

Belum lagi bara dendam keluarga Hariri atas kematian mantan Perdana Menteri Lebanon Rafik Hariri—ayah dari Saad–pada 2005. Suriah diduga terlibat, baik langsung maupun tidak langsung, dalam pembunuhan tersebut.

AS melalui Duta Besar AS untuk Suriah Robert Ford seperti dikutip dari ANI bersama Turki tengah getol menyiapkan kebijakan untuk menghadapi perang saudara yang mungkin akan pecah antara kaum Syiah Alawiyah, Druze, Sunni, dan Kristen.

Meski demikian, menurut pengamat politik internasional Universitas Paramadina, Dinna Wisnu menyatakan aksi kudeta tidak akan dilakukan Amerika Serikat dan kroninya sebelum muncul tokoh oposisi yang kuat.

“Kudeta tidak akan dilakukan sebelum muncul tokoh oposisi yang kuat di negara yang sedang dibidik,” ujar perempuan jebolan Universitas Ohio tersebut.

Al Jazeera dalam laporan mendalamnya 27 Juni mencatat sejumlah tokoh oposisi yang hadir dalam pertemuan besar di Damaskus yang potensial menjadi pilihan AS untuk menjabat dalam pemerintahan Suriah baru a.l.:

Michel Kilo
Kilo adalah penyusun draft Deklarasi Damaskus. Penulis sekaligus aktivis pro-demokrasi ini lahir di pesisir Latakia pada 1940. Jebolan ilmu jurnalisme di Mesir dan Jerman ini adalah penulis kolom opini bagi harian Annahar (Libanon) dan Al-Quds Al-Arabi (London)

Penganut Kristen ini pertama kali dibui pada awal 1980, bebas dari penjara dia mengungsi ke Prancis dan kembali ke Suriah pada 1991. Pada 2005, dia menyusun Deklarasi Damaskus yang merupakan pernyataan koalisi oposisi untuk melakukan reformasi politik.

Untuk tindakannya itu, Kilo dibui tiga tahun pada 2006 setelah menandatangani Deklarasi Beirut-Damaskus yang berisi permintaan normalisasi hubungan Libanon-Suriah.

Aref Dalila
Aref Dalila adalah salah satu dari empat aktivis yang bertemu penasehat Assad pada April 2011 untuk menggelar dialog nasional. Setelah pertemuan, kelompok tersebut menyatakan tidak akan digelar pertemuan sampai tentara menghentikan membunuhi dan memenjarakan demonstran.

Pemilik gelar doctor ekonomi dari Universitas Moskow ini sekampung dengan Kilo, Latakila. Aref pernah menikmati terali besi selama satu decade dengan tudukan menyebarkan kabar bohong.

Dia sempat bekerja di Kuwait pada era 1980-an, lalu kembali ke Suriah dan menjadi dekan fakultas ekonomi di Universitas Damaskus hingga dilarang mengajar pada 1998 gara-gara mengkritik kebijakan ekonomi pemerintah.

Bersama Sembilan tokoh oposisi, Aref ditangkap karena terlibat dalam revolusi musim semi Damaskus pasca kematian Presiden Hafez al-Assad pada Juni 2000.
Untuk aktivitas politiknya, Aref dibui. Atas bantuan Amnesti Internasional, dia dibebaskan atas perintah Presiden pada Agustus 2008.

Anwar al-Bunni
Pengacara Kristen keturunan Kurdi ini adalah aktivis kiri sejak masih tinggal di Hama pada 1959. Dia kemudian tinggal di Eropa untuk kemudian mendirikan pusat HAM di Damaskus yang kemudian ditutup pemerintah pada 2006.

Bersama Kilo, Anwar ditangkap setelah menandatangani Deklarasi Beirut-Damaskus. Atas aksinya dia ditahan lima tahun dan baru dibebaskan pada Mei 2011.

Loay Hussein
Penulis ini pernah dipenjara pada 1984-1991. Sehari setelah menggerakkan unjuk rasa di Deraa, Maret lalu, Loay kembali ditahan dengan bonus sejumlah bogem mentah.

Fayez Sara
Penulis dan jurnalis berusia 61 tahun ini sudah kenyang di penjara. Pendiri Committee for the Revival of the Civil Society ini juga menjadi anggota Pusat HAM Damaskus.

Pada April 2011, Sara ditangkap di Damaskus dan dipenjara selama dua setengah tahun dengan tuduhan mengobarkan kebencian umum

Mazen Darwish
Pria kelahiran 1974 adalah direktur Pusat Media dan Kebebasan Berekspresi yang kemudian ditutup pemerintah pada 2009.

Riad Seif
Riad adalah sosok oposisi yang tidak boleh diabaikan. Dia adalah aktivis sekaligus industrialis. Politisi kelahiran 25 November 1946 ini adalah mantan anggota Parlemen Suriah (1994-1998). Pendiri Forum Dialog Nasional ini adalah pebisnis sepatu, pemilik merek Adidas di Damaskus.

Perlawanan Riad muncul pasca kematian Hafez al Assad pada Juni 2000, selain menggalang aksi anti pemerintah, dia juga membuat kuping pemerintah memerah karena mengkritik monopoli bisnis telepon selular yang digenggam istri Hafez al Assad, Anissa Makhlouf.

Setelah menggalang ratusan aktivis di ajang Forum Dialog Nasional pada 5 September 2001, Riad Seif ditangkap dan baru dibebaskan atas intervensi Amnesti Internasional pada akhir Agustus 2007 untuk menjalani pengobatan kanker prostat, namun kembali ditangkap pada awal 2008 dengan tudingan maker setelah mencetuskan Deklarasi Damaskus. Bebas sejenak dari penjara Adra pada 2010, Riad Seif kembali ditangkap pada 6 Mei 2011 di Damaskus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

September 2011
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
%d bloggers like this: