it’s about all word’s

Ed Fast On interview

Posted on: October 6, 2011

Awal Oktober 2011, Menteri Perdagangan Internasional Kanada sekaligus Menteri Hubungan Asia-Pasifik, Edward Fast berkunjung ke Jakarta. Berikut hasil ngobrol di Hotel Four Season, 2 Oktober 2011. Bersama Ed, Dubes Kanada Mackenzie Clugston ikut hadir:

BI: Apakah tujuan Anda mengunjungi Indonesia?

Ed Fast: Saya mengunjungi Indonesia untuk memperkuat hubungan ekonomi antara Kanada dan negara-negara Asean khususnya Indonesia karena Indonesia adalah negara dengan kekuatan ekonomi yang solid dan menjanjikan.

Seperti diketahui hubungan Indonesia dan Kanada juga semakin baik dari tahun ke tahun, dalam setahun terakhir ekspor Kanada ke Indonesia mencapai 42% dan dalam beberapa waktu mendatang, saya yakin kedua negara bisa terus membina hubungan ekonomi dalam beberapa waktu mendatang.

BI: Terkait hubungan ekonomi antara Indonesia dan Kanada, apakah ada program yang akan direalisasikan dalam waktu dekat?

Ed Fast: Tentu saja. Pertama, saya akan menandatangani Deklarasi bersama Hubungan Ekonomi (Joint Declaration on Economic Cooperation) terkait dengan perdagangan dan investasi pada hari ini [kemarin]. Deklarasi ini melibatkan beberapa negara Asean dan nanti malam proses penandatanganan juga akan dihadiri oleh Menteri Perdagangan Indonesia, Mari Elka Pangestu.

Kedua kami sedang menegosiasikan kesepakatan perlindungan investor asing (Foreign Investor Protection Agreement). Kesepakatan ini merupakan regulasi yang akan mengatur tata pelaksanaan investasi menurut standar internasional yang berlaku bagi investor baik dari Indonesia dan Kanada.

Jadi jika nanti terdapat sengketa dalam pelaksanaan investasi antara Indonesia dan Kanada, sudah ada tatanan hukum yang jelas untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Kami telah memiliki perjanjian sejenis dengan beberapa negara Asean lain seperti Vietnam dan Thailand. Kami juga sedang menegosiasikan perjanjian ini dengan China dan India.

Saya harap negosiasi dengan Indonesia akan segera terselesaikan sehingga akan semakin cepat investor asal Kanada yang nantinya akan masuk ke pasar Indonesia.

BI: Seperti diketahui bahwa Indonesia sekarang memegang kendali kepemimpinan Asean, apakah Indonesia bisa menjadi negara yang efektif dalam merangkul Asean untuk memperkuat hubungan dengan Kanada?

Ed Fast: Tentu saja. Saya melihat Indonesia adalah salah satu negara dengan kekuatan ekonomi yang solid dibandingkan negara-negara Asean lain. Saya yakin Indonesia bisa merangkul negara Asean lain dan pada saat yang bersamaan mampu mempromosikan deklarasi bersama terkait investasi dan perdagangan tersebut.

Dalam negosiasi deklarasi bersama mengenai investasi, Indonesia telah memainkan peranan sangat penting untuk mendorong negara-negara Asean lainnya untuk menyetujui deklarasi tersebut.

Saya juga melihat Indonesia semakin berkembang dari segi demokrasi. Walaupun Indonesia terbilang baru dalam area demokrasi, namun saya melihat perkembanganya sangat signifikan. Perkembangan demokrasi di Kanada juga telah berlangsung sangat lama, dan saya yakin Indonesia bisa banyak belajar dari Kanada dan sebaliknya.

BI: Terkait implementasi Undang-undang Mineral dan Batu Bara di Indonesia, apakah ini akan mempengaruhi rencana tujuh perusahaan Kanada untuk berinvestasi di Indonesia?

Ed Fast: Investor asal Kanada tentunya ingin berinvestasi di sebuah negara yang dapat memberikan kepastian dalam berbisnis dari segi undang-undang maupun dilihat dari segi iklim investasi.

Kami masih mengamati dengan serius perkembangan undang-undang ini. Kanada tidak ingin membangun sebuah perspektif tertentu. Segala keputusan kami tergantung Indonesia. Jika Indonesia bisa memberikan kepastian, maka saya yakin bahwa akan ada banyak investor Kanada yang masuk ke Indonesia.

BI: Apakah hambatan utama dalam hubungan ekonomi antara Indonesia dan Kanada?

Ed Fast: Kerangka hukum dan kerangka regulasi yang tidak jelas. Yang kedua adalah iklim bisnis yang kurang suportif.

BI: Krisis ekonomi kini tengah melanda Amerika dan Eropa, namun Kanada tidak terseret dalam krisis ini. Apa yang membuat Kanada bisa mempertahankan kinerja ekonomi yang sangat baik sehingga tidak terjerembab dalam krisis?

Ed Fast: Pada sekitar tahun 2007-an saat krisis belum terjadi, kami tahu bahwa krisis ekonomi akan terjadi. Saat itu Kanada mengalami surplus dan kami tidak menggunakan surplus anggaran tersebut untuk membiayai beberapa program baru. Kami menggunakan dana surplus itu untuk membayar utang kami. Sehingga saat krisis terjadi, jumlah utang kami masih rendah.

Kami juga terus memastikan agar sistem perbankan agar tidak mengambil langkah yang salah. Dan sampai sekarang, perbankan kami terbukti masih kuat.

BI: Terkait hubungan Kanada dan Eropa, apakah Kanada akan memberikan bantuan kepada negara-negara Eropa untuk mengatasi krisis yang sedang mereka hadapi?

Ed Fast: Saya tidak yakin bahwa kami akan membantu negara-negara Eropa namun sekarang kami sedang melakukan negosiasi perdagangan bebas dengan Uni Eropa. Saya yakin bahwa cara untuk menuju kesejahteraan adalah dengan menghilangkan hambatan-hambatan ekonomi. Dan kami sedang mengupayakan hal ini dengan Eropa.

*Bersama Erna Sari ulina girsang, Ananda theresia & Ratna Ariyanti

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

October 2011
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
%d bloggers like this: