it’s about all word’s

Amerika memburu mahasiswa Indonesia

Posted on: November 9, 2011

Awal Agustus 2011, rezim Partai Republik di Kongres Amerika Serikat sukses membuat seluruh calon mahasiswa dan perguruan tinggi terhenyak ketika Badan Anggaran DPR AS tersebut merencanakan penghapusan subsidi bagi mahasiswa.

Dalam dokumen bertanggal 1 Agustus 2011 tersebut, gamblang disebutkan mulai Juli 2012 dilakukan penghapusan subsidi bunga bagi pinjaman biaya pendidikan yang selama ini bisa dinikmati mahasiswa di negeri Paman Sam tersebut.

Dengan keputusan tersebut, DPR Paman Sam itu menghitung AS bisa menghemat APBN 2012-2021 hingga US$26,3 miliar, jumlah yang setara tiga bulan biaya perang untuk Afghanistan, karena dalam sehari bujet perang AS di negeri mullah mencapai US$300 juta atau setara US$27 miliar.

Untung saja, Presiden Barack Obama dengan ubannya yang semakin dominan masih konsisten dengan janji perubahan bagi rakyat Amerika Serikat sehingga mengabaikan kewenangan kongres.

Obama dengan kebijakan yang disebut mekanisme “Pay As You Earn” tersebut memutuskan mengubah kesepakatan pinjaman mahasiswa, ini keputusan ketiganya yang melibas Kongres setelah soal pembiayaan perumahan, masalah kereta api, dan pemberdayaan veteran perang.

Utang generasi pintar di AS memang luar biasa. Hingga 2010 saja sesuai catatan Bank Sentral (The Fed) New York jumlah pinjaman kuliah mencapai US$100 miliar atau setara Rp886 triliun.

Ada sekitar 320 ribu mahasiswa yang mengutang ke pemerintah AS dan mulai membayar pada 2009 ternyata gagal bayar di akhir tahun 2010. Jumlah tersebut naik 10% atau setara 80.000 peminjam dibandingkan tahun lalu.

Model “Pay As You Earn” diharapkan bisa menjadi solusi membengkaknya hutang para mahasiswa ini. Mekanisme ini akan mewajibkan setiap alumnus yang meminjam membayar 15% dari pendapatan tambahan dan memutihkan sisa hutang setelah 25 tahun yang diharapkan bisa membantu 1,6 juta mahasiswa.

Program Pinjaman Langsung Mahasiswa dan Program Pinjaman Pendidikan Keluarga juga akan mengalami pengubahan skema. Dua program dengan bunga pinjaman rendah ini akan mewajibkan setiap lulusan membayar utang tunggal, bukan dua seperti sebelumnya dan mereka akan mendapatkan potongan suku bunga 0,5%.

Masalah mahasiswa pengutang terselesaikan sementara, lalu bagaimana dengan mahasiswa sebagai sumber pemasukan universitas? Mengharapkan mahasiswa lokal jelas kurang bisa diharapkan di tengah seretnya ekonomi AS dan kecenderungan tingginya angka putus sekolah di AS.

Biro Sensus AS bahkan mencatat satu dari tiga siswa di Amerika memilih putus sekolah. Salah satu alasan karena tingginya biaya pendidikan yang lagi-lagi dalam catatan Biro Sensus, biaya pendidikan di AS meningkat hingga 93% dibandingkan masa 1990-an.

Satu-satunya jalan adalah berburu mahasiswa asing, bagaimana dengan Indonesia? sebagai negara dengan pertumbuhan stabil, Indonesia jadi negara yang diincar Amerika Serikat.

Tercatat program menggaet mahasiswa Indonesia ke AS dimulai sejak April 2011 dengan menggelar pameran pendidikan yang diikuti 55 sekolah serta lebih dari 75 universitas dan akademi di sejumlah kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan.

Digandeng juga Access Education Beyond (Access), sebuah lembaga bimbingan pendidikan internasional yang merupakan anak usaha bisnis sosial Putera Sampoerna Foundation untuk program persiapan bagi pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi ke seluruh dunia dan kemitraan antar institusi pendidikan tinggi.

Dengan potensi ekonomi saat ini, pelajar Indonesia ke negeri Paman Sam semestinya bisa mencapai 15.000 orang dari hanya 7.000-an pelajar Indonesia sejak 2004. Setiap tahun, lebih dari 1,7 juta lulusan SMA dan 70.000 mahasiswa Indonesia mendaftarkan diri di universitas luar negeri.

Namun, minat pelajar Indonesia ke AS cenderung turun sejak era 2006/07, setelah menikmati pertumbuhan yang stabil pada masa 1980-an dan 1990-an dan memuncak pada 1997-1998 dengan 13.282 mahasiswa.

Setelah mengalami penurunan tajam pada 2006-2007, mahasiswa asal Indonesia ke Amerika sempat meningkat pada 2007-2008 namun lagi-lagi kembali turun 2,4% pada periode 2008-2009.

Toh meski turun, Indonesia masih merupakan salah satu dari 20 negara teratas asal mahasiswa asing di AS. Pada periode 2008-2009 Indonesia menempati posisi 17 negara asal bagi siswa yang belajar ke Amerika Serikat setelah Hong Kong dengan 8.329 orang.

Sementara jika menilik Opendoors 2010, Report on International Education Exchange dari 690.932 pelajar asing di AS, jumlah mahasiswa Indonesia mencapai 6.943 orang, alias turun drastis.

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Scot A. Marciel kepada Bisnis saat itu menyatakan melihat penurunan jumlah pelajar Indonesia di AS dalam 10 tahun terakhir salah satunya disebabkan adanya informasi sulitnya mendapatkan visa pelajar.

“Soal kesulitan visa, kami jamin itu informasi salah. Kami bisa pastikan visa pelajar ke Amerika Serikat tidak dipersulit,” ujarnya saat itu.

Sebulan setelah AS membuat pameran pendidikan di Indonesia atau pada Mei 2011, Departemen Dalam Negeri AS merilis aturan baru bagi visa pelajar yang memberikan perpanjangan tinggal hingga 17 bulan.

Kenapa AS ngebet mendongkrak mahasiswa Indonesia? Semuanya soal duit. Dalam setahun kuliah, duit yang dikeluarkan satu mahasiswa asing di AS selain kedokteran, hukum dan sains mencapai US$36.000.

Kalikan saja jika rata-rata durasi kuliah mencapai 3 hingga 4 tahun, mencapai US$108.000 hingga US$144.000. Tinggal hitung saja berapa jumlah mahasiswa asing dan uang yang akan berputar.

Melihat potensi dana segar yang akan dibawa orang-orang kaya Indonesia, tak heran jika kemudian universitas top AS sampai berburu mahasiswa Tanah Air secara langsung ke Indonesia awal pekan ini. Senin ini perwakilan dari sembilan universitas itu akan datang.

Sembilan universitas tersebut a.l. Syracuse University, George Washington University, California State University, Kansas State University, University of Massachusetts (UMASS) Boston, University of Mississippi, San Diego State University, Brown University dan La Salle University. Selamat berburu mahasiswa Indonesia!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

November 2011
M T W T F S S
« Oct   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
%d bloggers like this: