it’s about all word’s

Pemilu Rusia: Prajurit bayangan Putin

Posted on: March 6, 2012

Anda suka film bergenre politik? Bisa jadi sudah pernah menikmati film bertajuk Spinning Boris karya sutradara Roger Spottiswoode. Film produksi 2003 ini dibintangi Jeff Goldblum, Anthony LaPaglia dan Liev Schreiber.

Film yang disebut-sebut berdasarkan kisah nyata ini berkisah tentang tiga konsultan politik Amerika yang menjalankan kampanye pemilihan kembali Boris Yeltsin pada 1996 yang sukses mengantarkan presiden yang gemar mabuk kembali menjabat ketika nilai survei opini publiknya di titik nadir.

Nah, jika Boris sampai repot mengimpor konsultan politik. Bagaimana dengan Vladimir Putin? Mantan agen KGB ini tak mau repot dan memilih menggunakan produk dalam negeri sejak bertarung ke kancah politik sejak pertama kali.

Konsultan politik Putin pertama tentu saja Vladislav Surkov yang mengantarkan Putin menang pada pemilu 2000. Perannya serupa David Plouffe, sang konsultan Barack Obama saat menekuk McCain.

Menurut biografi resminya, Vladislav Surkov lahir pada 21 September 1964, di desa Solntsevo, wilayah Lipetsk dari keluarga guru. Namun sumber lain menyebut Surkov lahir dengan nama Aslambek Dudayev pada 1962 di desa Duba-Yurt di Chechnya-Ingushetia.

Pendidikan Surkov resminya adalah di bidang ekonomi dari International University. Namun sumber lain menyebut dia pernah kuliah di Institut Baja dan metal kombinasi Moskow, di mana dia bertemu dengan Mikhail Fridman yang kemudian menjadi bos Alfa Bank.

Dia juga disebut pernah belajar penyutradaraan teater di Institut Kebudayaan Moskow namun tidak lulus sebagai yang terbaik dari lembaga ini. Lepas kuliah, Surkov ikut perang di Hungaria sepanajang 1983-1985 di unit artileri Uni Soviet.

Pulang perang dan Uni Soviet bubar, Surkov menjadi salah satu bos di Menatep Credit and Financial Enterprises Association yang belakangan menjadi Menatep Bank mulai tahun 1991 hingga 1996.

Kalau boleh ditarik ke belakang Menatep Bank didirikan oleh pemegang saham Yukos Mikhail Khodorkovsky dan Platon Lebedev yang kini dipenjara karena skandal pajak.

Lepas dari Menatep, Surkov menjadi wakil humas Rosprom, semacam Kamar Dagang selama setahun hingga pada 1997 ditarik Mikhail Fridman menjadi wakilnya di Alfa Bank.

Hanya setahun bertahan, pada 1998 Surkov menjadi direktur humas di televisi pemerintah ORT untuk siaran internasional (lebih sering disebut sebagai Channel One), yang kemudian dikendalikan oleh Boris Berezovsky.

Setahun kemudian dia merapat ke Kremlin sebagai kepala staf bagi politisi senior Alexander Voloshin yang merupakan tangan kanan Boris Yeltsin hingga memuluskan langkah Surkov sebagai Kepala Deputi staf Kantor Eksekutif Presiden.

Belakangan Surkov mendirikan Partai Rusia Bersatu dan Nashi, sayap anak muda pendukung partai. Dia juga mengendalikan jaringan televisi. Hasilnya, Putin jadi jawara Pemilu tahun 2000.

Memuluskan langkah Putin, pria tiga anak ini kemudian diangkat menjadi Wakil kepala staf Kantor Eksekutif Presiden dan ajudan presiden hingga sekarang. Meski demikian, untuk pemilu 2012, Surkov digantikan oleh Vyacheslav Volodin.

Volodin masih rekan Surkov juga dalam pendirian Partai Rusia Bersatu. Dia lahir di Alexeyevka distrik Khvalynsk, provinsi Saratov pada 4 Februari 1964. Pendidikannya adalah teknik mesin dari Institut Mekanisasi Pertanian Saratov Kalinin.

Karir Volodin lebih banyak di pemerintahan sebagai pegawai negeri. Pada 1990 dia terpiluh sebagai deputi dewan kota Saratov untuk urusan presidium kota dan direktur komisi tentang urusan pemuda.

Sejumlah jabatan publik silih berganti dipercayakan padanya hingga terpilih menjadi legislatif Saratov ke tingkat nasional (seperti DPD). Sadar perlu bekal ilmu tambahan Volodin pada 1995 dia melanjutkan pendidikan di bidang hukum Akademi Dinas Sipil Presiden.

Belakangan dia terpilih sebagai deputi gubernur di bawah Gubernur Saratov Dmitry Ayatskov. Di sela-sela kesibukannya, Volodin meneruskan sekolah hingga meraih gelar Ph.D. hukum di Institut Kementerian Dalam Negeri St Petersburg pada 1996.

Tiga tahun berselang, dia mendapat jalan ke parlemen Rusia (Duma) dan terus bertahan hingga 2003 dan bersama Surkov menginisiasi pembentukan Partai Rusia Bersatu pada 2001.

Partai ini berhasil mengantarkan Putin sebagai Presiden dan Dmitry Medvedev pada pemilu presiden tahun 2008. Tak heran posisi bapak satu anak perempuan ini langgeng di lingkar dalam Kremlin.

Namun tantangan dua sosok mesin politik Putin tersebut kini cukup berat. Pasalnya untuk kali pertamanya dalam dua belas tahun terakhir, Partai Rusia Bersatu gagal memperoleh 50% suara dalam pemilu.

Padahal pemilu empat tahun lalu, partai ini berhasil merebut 64 persen suara dan menjadi mayoritas di Duma (DPR Rusia). Pada pemilu akhir tahun lalu, mereka hanya meraih 49,9%.

Dengan hanya menguasai suara kurang dari 50%, Partai Rusia Bersatu dituntut mampu merangkul Partai Komunis, Partai Rusia Adil dan Partai Rusia Demokratis Liberal, jika tidak keberhasilan Putin kembali ke Kremlin hanya akan menjadi perangkap transaksi politik berkepanjangan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

March 2012
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
%d bloggers like this: